Kamis, 24 April 2014  |  Find Us On :
Makanan Khas Palembang Tergerus Zaman
Sosial Budaya   Lukmanul  |  Jumat, 14 Sep 2012 - 07:30:20 WIB  |  0 komentar
Share |

Sumber Foto : yudhy-syarofie.blogspot.com

Yudhy Syarofie, budayawan Sumsel
BERITA TERKAIT

 

SuaraSumsel.com - Perkembangan zaman ternyata menyisakan dampak negatif bagi keberadaan makanan khas Palembang. Sejumlah makanan khas ini menjadi susah ditemukan, padahal hal itu merupakan kekayaan budaya yang seharusnya bisa dilestarikan. Demikian diungkapkan pemerhati budaya Sumatera Selatan (Sumsel) Yudhy Syarofie. 
 
“Sayang, seiring perkembangan zaman dan pergeseran tradisi, puluhan jenis makanan yang menjadi kekayaan budaya masyarakat Palembang mulai langka dan hilang dari peredaran,” ungkap Yudhy di Palembang (12/9/2012). 
 
Dalam catatan Yudhy paling tidak jenis makanan yang mulai langka itu adalah kamer, engkak medok, bingko, dadar jiwo, puntir, golenak, ketan jepit. “Dibilang punah juga bukan, tapi memang hilang dan susah sekali dicari. Coba saja keliling, susah pasti mencarinya.” ujar Yudhy.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang M. Thabrani menyatakan sedang berupaya keras melahirkan kecintaan akan makanan khas tersebut melalui beragam ajang termasuk perlombaan kuliner. Thabrani ingin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menggali kembali makanan yang dulu mengikuti perjalanan sejarah masa lalu Palembang.
 
Share |
Sosial Budaya Lainnya
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini
Nama :
Website :
Komentar  
   
   (Masukkan 6 kode diatas)