Kamis, 24 April 2014  |  Find Us On :
Retribusi Sampah Belum Optimal Tingkatkan PAD Palembang
Sosial Budaya   Adit  |  Rabu, 10 Okt 2012 - 16:14:03 WIB  |  0 komentar
Share |

Sumber Foto : penulis165.esq-news.com

salah satu tpa yang ada di Palembang
BERITA TERKAIT

 

SuaraSumsel.com - Dengan 1,5 juta jiwa penduduk kota Palembang yang mempunyai rumah, retribusi sampah sebetulnya memiliki dampak yang signifikan bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang. Melaui penerapan retribusi Rp. 1000 hingga 10.00 rupiah per rumah untuk sampah, setidaknya ini dapat menyerap pendapatan hingga 3 miliar rupiah. 
 
Namun, kenyataannya terbalik. Sampai kini, retribusi sampah belum memberikan pengaruh yang optimal bagi peningkatan PAD Kota Palembang. Hal ini diakui Eddy Santana Putra, Wali Kota Palembang usai memaparkan program inovasi daerah di kantor Kementerian Dalam Negeri Kemendagri di Jakarta, Senen (8/10/2012).
 
Eddy menjelaskan, retribusi sampah belum optimal memberikan dampak bagi peningkatan pendapatan PAD, karena kebanyakan masyarakat sudah membayar retribusi sampah kepada RT. 
 
Padahal, semestinyanya menurut Eddy, setelah retribusi dibayarkan ke RT dan sampah di bawa ke tempat pembuangan akhir (TPA), retribusi tersebut selanjutnya masuk ke kas pemerintah melalui Dinas Kebersihan Kota (DKK).
 
“Ketika petugas DKK meminta retribusi, masyarakat tidak mau bayar karena merasa sudah membayar di RT. Karena alasan itulah, retribusi sampah tidak memberikan pengaruh sedikit pun pada PAD Kota Palembang,“ ujarnya.
Share |
Sosial Budaya Lainnya
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini
Nama :
Website :
Komentar  
   
   (Masukkan 6 kode diatas)